Selasa, 11 November 2014

Level Bahasa pemrograman



Bahasa pemrograman adalah notasi yang digunakan untuk menulis program (komputer). Bahasa ini dibagi menjadi tiga tingkatan yaitu : bahasa mesin, bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi. 

Bahasa mesin (machine language) berupa microinstruction atau hardwire. Programnya sangat panjang dan sulit dipahami. Di samping itu sangat tergantung pada arsitektur mesin. Keunggulannya adalah prosesnya sangat cepat dan tidak perlu interpreter atau penterjemah. 
Bahasa tingkat rendah (low level language) berupa macroinstruction (assembly). Seperti halnya bahasa mesin, bahasa tingkat rendah tergantung pada arsitektur mesin. Programnya panjang dan sulit dipahami walaupun prosesnya cepat. Jenis bahasa tingkat ini perlu penterjemah berupa assembler. 
Bahasa tingkat tinggi (high level language) menyerupai struktur bahasa manusia sehingga mudah dipahami. Bahasa ini tidak tergantung pada arsitektur mesin tetapi memerlukan penterjemah berupa compiler atau interpreter.
Secara garis besar ada dua kategori bahasa pemrograman yaitu: bahasa pemrograman aras rendah (low level) dan bahasa pemrograman level tinggi (high level). 
Bahasa pemrograman aras rendah cenderung mendekati level komputer, ini artinya bahwa bahasanya ditulis mendekati atau sama dengan bahasa mesin komputer, hal ini sangat sulit ditulis karena bahasanya jauh dari bahasa manusia yang digunakan sehari-hari. 
Bahasa pemrograman yang lebih mudah dipelajari adalah bahasa pemrograman aras tinggi. Disebut aras tinggi karena bahasanya mendekati level bahasa manusia sehingga lebih mudah dipahami. 
Gambar di bawah ini merupakan gambaran antara bahasa aras tinggi dengan aras rendah.
Gambar 1. Bahasa aras tinggi 
Gambar 2. Bahasa aras rendah
Dengan gambar tersebut diatas, maka dapat dilihat bahwa menulis program dengan bahasa aras tinggi akan lebih mudah dan dapat dipahami dibandingkan dengan bahasa aras rendah karena bahasanya ditulis dengan kode numerik ataupun dengan sintak yang sangat pendek sehingga sulit sekali dipahami.

Teknik Pencabangan Select Case


Teknik pencabangan If --- then --- end if dan If --- then --- else --- end if akan efektif jika pilihannya ada dua. Misalnya : Ke kiri atau berhenti, ke kiri atau pesan dan yang sejenisnya.
Tetapi untuk pencabangan yang pilihannya banyak misalnya lebih dari 50, pemakaian If --- then --- end if dan If --- then --- else --- end if akan melelahkan dan beresiko memiliki kesalahan.
Solusi VBA Excel untuk pencabangan dengan banyak pilihan adalah dengan menggunakan perintah Select Case ---- End Select.
Sebagai perbandingan, berikut ini adalah sebuah contoh yang menyatakan sebuah angka dengan abjadiyah. Agar persoalan nampak sederhana, kita nyatakan empat angka saja ke dalam abjadiyah. Misalnya :
Angka 0 dinyatakan sebagai Nol
Angka 1 dinyatakan sebagai Satu
Angka 2 dinyatakan sebagai Dua
Angka 3 dinyatakan sebagai Tiga
Selain angka 0, 1, 2, dan 3 maka dinyatakan Error.
Lihat tabel di bawah ini :
Sebelum membuat program, terlebih dahulu dibuat Flowchart nya sebagai berikut :
Bagan di atas kita buatkan programnya dengan Teknik Pencabangan If --- Then --- Else --- End If sebagai berikut :
Dengan Teknik Pencabangan If --- Then --- End If, ternyata diperlukan skrip pemrograman yang panjang. Sehingga diperlukan cara lain agar program tidak terlalu panjang. Cara lain itu adalah Teknik Pencabangan Select Case. Programnya adalah sebagai berikut :
Kalau dibandingkan dengan Teknik Pencabangan If --- Then --- Else ---- End If, maka Teknik Pencabangan lebih efektif.

Rabu, 29 Oktober 2014

Pengantar Sistem Operasi


1. Definisi Sistem Operasi
Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer. 
Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user. 
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
2. Ragam sistem operasi
Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:
2.1. Keluarga Microsoft Windows 
Sistem operasi ini meliputi :
- Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga versi 3.x), 
- Windows berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME). 
- Sistem operasi berbasis Windows NT seperti :
  • Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014. Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2.2. Keluarga Unix. 
Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.). 
MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 
Sistem operasi keluarga unix lainnya seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare, 

3. Keluaraga Mac OS. 
Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh. 
Sistem operasi ini antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion). 
Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard). 
Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar


Cara instalasi windows 7 sedikit berbeda dengan cara instalasi windows XP. Tips Komputer kali ini akan berbagi tips cerdas cara intall windows 7 lengkap dengan gambarnya untuk mempermudah penjelasan tips ini. Selamat mencoba Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar :-)
Sebelum leboih jauh kita praktekkan cara instalasi windows 7 ini, alangkah baiknya jika kita mengetahui kelebihan dan kekurangan dari windows 7 sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari windows 7 yaitu :

Kelebihan :
  1. Proses boot/shut down lebih cepat
  2. konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit
  3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
  4. Tampilan Lebih bagus dari segi 3 demensinya yang menonjol
  5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.

Kelemahan / Kekurangan :
  1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7
  2. Bug pada Windows Player 12
  3.  Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
  4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7
Nah sekarang saatnya kita ikuti Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar (pastikan Anda mengikutinya langkah demi langkah)
Stop! Anda tidak perlu berputar-putar terus di internet untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi pada perangkat komputer Anda. Qbonk Media Group telah menyiapkan lebih dari 10 Ebook Teknisi Komputer paling lengkap untuk Anda. Ebook teknisi PC, Laptop, Jaringan, Motherbord, Printer, Hardisk, Monitor LCD, Power Supply, BIOS dan Panduan Windows 7 terupdate ditambah dengan berbagai bonus ada disini. Mau? Download Ebooknya sekarang juga!
1. Pastikan dari BIOS booting komputer Anda di setting untuk DVD
2. Masukkan DVD windows 7
3. Tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image
4. Akan terlihat gambar seperti dibawah ini
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image
5. Pilihlah Indonesian pada Language, time, currency, and location
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image
6. Tekan tombol install
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image
7. Tunggulah beberapa saat proses ini
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image
8. Centang pada I accept the license terms sebagai persetujuan penggunaan windows 7 kemudian klik next
cara install windows 7 beserta gambar image
9. Pilih saja custom (advanced) untuk memilih di drive mana windows 7 akan di install
cara install windows 7 beserta gambar image
10. Anda bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini, saya sarankan bagilah hardisk Anda minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next dengan asumsi Anda akan mempartisi hardisk setelah instalasi windows 7 selesai.
cara install windows 7 beserta gambar image
11. Tunggulah proses ini beberapa saat
cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image
12. Secara otomatis windows akan restart
cara install windows 7 beserta gambar image
13. Setelah restart akan muncul gambar berikut ini
cara install windows 7 beserta gambar image
14. Tunggulah proses Setting up the services hanya beberapa saat saja
cara install windows 7 beserta gambar image
15. Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis
cara install windows 7 beserta gambar image
16. Masukkan Nama User dan Nama Komputer sesuka Anda
cara install windows 7 beserta gambar image
17. Jika perlu password ketikkan passtwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika Anda tidak ingin mempassword user Anda
cara install windows 7 beserta gambar image
18. Masukkan product key serial number windows 7 Anda
cara install windows 7 beserta gambar image
19. Pilihlah level proteksi keamanan dari Microsoft
cara install windows 7 beserta gambar image
20. Atur Zona waktu Anda (untuk Indonesia +7 dari GMT)
cara install windows 7 beserta gambar image
21. Selamat, windows 7 Anda siap digunakan
Cara Instal Windows 7 Lengkap dengan Gambar image

Kamis, 02 Oktober 2014

Teknik Pencabangan If ..... Then .... End If dalam VBA Excel

Teknik Pencabangan If ..... Then .... End If dalam VBA Excel

Marilah kita bahas Teknik Pencabangan If ..... Then .... End If dalam bentuk program VBA Excel
Dalam Flowchart di bawah ini, VBA akan melakukan gerakan ke kiri.


Flowchart di atas, jika dibuat program dalam VBA adalah :
Sub LeftArrow1_Click()
ActiveCell.Offset(0, -1).Select
End Sub

Jika program di atas dijalankan dan kursor berada di kolom paling kiri maka akan muncul pesan Debug seperti di bawah ini.


Agar tidak muncul pesan Debug seperti di atas, maka program perlu menggunakan Teknik Pencabangan  If ..... Then .... End If sehingga ketika kursor berada paling kiri program tidak melakukan kegiatan apa apa.
Perhatikan Flowchart di bawah ini.


Program dalam VBA Excel adalah :
Sub LeftArrow5_Click()
If ActiveCell.Column > 1 Then
    ActiveCell.Offset(0, -1).Select
End If
End Sub



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar